Baleho Sempat Terpasang di Banjarmasin Dicabut Dugaan Tak Memiliki Izin

BANJARMASIN, POSTKALANTAN.COM – Diduga tidak memiliki izin resmi, baleho korban investasi bodong di Kota Banjarmasin dilepas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Banjarmasin.

Hal itu disampaikan, Kepala Satpol PP Kota Banjarmasin, Ahmad Muzayin kepada sejumlah awak media, Sabtu (27/4/2024).

“Kita telah menertibkan beberapa sejumlah bleho di Banjarmasin yang terpasang tidak memiliki izin resmi dikarenakan adanya laporan dari masyarakat terkait keberadaan baleho itu,” ucapnya.

Menurutnya, saat melakukan pemeriksaan, ternyata benar baleho tersebut tidam mengantongo izin resmi.

“Pemasangan baleho diduga tanpa izin merupakan pelanggaran terhadap Peraturan Daerah (Perda) Kota Banjarmasin Nomor 1 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Reklame,” jelasnya.

Ditegaskan, sesuai dengan Perda Nomor 1 Tahun 2018, setiap orang yang memasang reklame tanpa izin resmi, dapat dikenakan sanksi berupa denda atau bahkan pencabutan izin usaha.

Baca Juga !  Masak dan Bagikan Bubur Asyura, Bacaleg DPRD Kab. Banjar, H. Amad Peringati 10 Muharram, Hari Raya Anak Yatim

“Saya mengimbau kepada para pengusaha agar selalu mematuhi peraturan yang berlaku terkait dengan pemasangan reklame,” katanya.

Ditambahkan, dirinya juga memberikan imbauan kepada pelaku usaha, sebelum memasang reklame, mohon terlebih dahulu untuk mengurus izin resmi ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Banjarmasin.

“Alhamdulilah, penertiban baleho ini disambut positif oleh warga dan mereka memberikan apresiasi kepada Satpol PP yang tegas menegakkan aturan,” terangnya.

Seorang warga yang tinggal di Jalan S.parman mengaku senang Satpol PP menertibkan baleho-baleho itu. Baleho-baleho itu mengganggu pemandangan dan membuat kota terlihat kumuh.

Baca Juga !  Polda Kalsel Kukuhkan Ny. Lynda Winarto Sebagai Ibu Asuh Polwan Polda Kalsel

“Saya berharap, para pengusaha akan lebih tertib dalam memasang reklame dan kota Banjarmasin akan menjadi lebih tertata dan indah,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *