TANAH LAUT, POSTKALIMANTAN.COM – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tanah Laut mengadakan Rapat Koordinasi Pembahasan Penyusunan Proyeksi Target Pendapatan Perubahan APBD 2025 dan Proyeksi Target Pendapatan 2026.
Acara ini berlangsung di Sinar Hotel Pelaihari pada Kamis, 6 Maret 2025, dengan tujuan utama meningkatkan proyeksi pendapatan daerah.
Dalam sambutan yang dibacakan oleh Wakil Bupati HM Zazuli, Bupati Tanah Laut menyampaikan apresiasi atas kinerja seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pengelola pendapatan sepanjang tahun 2024.
Realisasi pendapatan daerah mencapai 121,43% dari target yang ditetapkan, yaitu Rp2,589 triliun dari target awal Rp2,132 triliun.
“Capaian ini merupakan bukti nyata dari kerja keras dan sinergi kita semua. Namun, masih terdapat beberapa sektor pajak daerah dan retribusi daerah yang belum mencapai target. Oleh karena itu, saya berharap agar pada tahun 2025 kita dapat lebih meningkatkan kinerja guna mencapai target yang lebih optimal,” ujar Wakil Bupati HM Zazuli.
Bupati juga menegaskan bahwa target pajak daerah dan retribusi daerah yang telah diproyeksikan untuk tahun 2025 tidak boleh diturunkan.
Sebaliknya, seluruh pihak harus berupaya agar target tersebut tidak hanya tercapai, tetapi juga meningkat guna mendukung kemandirian fiskal Kabupaten Tanah Laut.
Sebagai informasi, pada tahun 2024, Kabupaten Tanah Laut berhasil mencapai realisasi pendapatan daerah sebesar 121,87%, menempatkannya di peringkat keempat nasional dalam realisasi pendapatan APBD tertinggi.
Peringkat pertama diraih oleh Kabupaten Bojonegoro dengan 137,06%, disusul oleh Kabupaten Sumbawa Barat (134,19%) dan Kabupaten Kutai Kartanegara (128,25%).
Dalam rangka mencapai program 100 hari kerja mewujudkan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Tanah Laut, seluruh SKPD diminta melakukan inventarisasi terhadap potensi-potensi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), baik dari pajak daerah maupun retribusi daerah. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kemandirian fiskal dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tanah Laut. (MN)