Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

Gubernur Kalsel H. Muhidin Resmikan Pasar Wadai Ramadhan 1446 H di Nol Km Banjarmasin, Afrizal: Kolaborasi Bersama

  • Bagikan

BANJARMASIN, POSTKALIMANTAN.COM – Tradisi tahunan yang dinanti masyarakat Banua kembali hadir Pasar Wadai Ramadhan 1446 H resmi dibuka oleh Gubernur Kalsel H Muhidin dan Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman, serta Walikota Banjarmasin HM Yamin HR dan Wakil Walikota Hj Ananda, di Jalan Jend Sudirman, kawasan siring Nol Kilometer Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan pada Sabtu (1/3/2025).

Acara ini menjadi pusat perayaan kuliner khas Ramadhan dan wadah pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) daerah.

Direktur Utama PT Bangun Banua, Afrizaldi, mengungkapkan bahwa tahun ini Pasar Wadai hadir dengan konsep yang lebih inovatif dan beragam.

Baca Juga !  Hari Peduli Sampah Nasional Tahun 2024, Dinas Lingkungan Hidup Kotabaru Gelas Keakraban Dan Apresiasi Bagi Pertugas Kebersihan

Selain stand kuliner yang menjual aneka hidangan berbuka puasa khas Banjar, seperti ampar-ampar pisang, lupis, dan laksa Banjar, juga terdapat bazar yang menawarkan berbagai produk kerajinan khas Kalimantan Selatan.

“Alhamdulillah, tahun ini Pasar Wadai dibuka langsung oleh Gubernur Kalsel. Selain stand kuliner, ada juga bazar yang menjual berbagai kerajinan khas Kalimantan Selatan, seperti kain Sasirangan, anyaman purun, dan pernak-pernik tradisional lainnya. Ini menjadi peluang besar bagi UMKM untuk berkembang serta memperkenalkan produk unggulan daerah ke masyarakat luas,” ucap Afrizal.

Baca Juga !  71 Personel Polda Kalsel Terima Penghargaan di Hari Kebangkitan Nasional

“Pasar Wadai ini bukan sekadar tradisi, tapi juga menjadi bukti nyata bahwa ekonomi kreatif di Kalimantan Selatan terus berkembang,” pungkasnya,

Dengan sinergi yang baik antara pemerintah daerah, BUMD, dan pelaku usaha, kita bisa memperkenalkan produk-produk lokal ke pasar yang lebih luas serta meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM.

Pasar Wadai Ramadhan tahun ini menjadi lebih dari sekadar tempat transaksi jual beli, tetapi juga etalase budaya Kalimantan Selatan. (An)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *