BANJAR, POSTKALIMANTAN.com – Dalam suasana Ramadan yang penuh berkah, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Barisan Anak Bangsa Anti Kecurangan (BABAK) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar acara silaturahmi dan buka puasa bersama di Jalan Padang Anyar RT 04 Kelurahan Tungkaran, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Prov Kalsel pada Minggu (30/3/2025)
Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh anggota serta simpatisan organisasi yang memiliki visi sama dalam memberantas kecurangan di berbagai sektor.
Ketua LSM BABAK Kalsel, Bahrudin yang akrab disapa Udin Palui dalam sambutannya menyampaikan, bahwa momen Ramadan harus dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen dalam menciptakan masyarakat yang bersih dari praktik kecurangan.
Menurutnya, kebersamaan dalam acara ini menjadi simbol persatuan dalam mengawal transparansi dan keadilan.
“Kami ingin terus membangun sinergi dengan masyarakat dan pemerintah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan. Ramadan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai kejujuran dan kepedulian sosial,” ujar Bahrudin.
Bahrudin juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif mengawasi dan melaporkan jika menemukan indikasi kecurangan atau penyimpangan.

Ditegaskan bahwa LSM BABAK Kalsel siap menjadi mitra strategis bagi aparat penegak hukum dalam mengawal kebijakan yang berpihak pada masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum bagi kita semua untuk semakin peduli dan berani bersuara melawan praktik-praktik kecurangan di sekitar kita,” tambahnya.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian yang semakin meningkat, diharapkan upaya pemberantasan kecurangan dapat berjalan lebih efektif.
LSM BABAK Kalsel berkomitmen untuk terus berada di garda terdepan dalam mengawal keadilan dan transparansi di Kalimantan Selatan.
Sementara itu, penceramah H Supian menyampaikan, Manaqib Siti Khadijah adalah kisah kehidupan mulia dan keteladanan dari Sayyidah Khadijah binti Khuwailid, istri pertama Nabi Muhammad.
“Siti Khadijah adalah teladan bagi wanita Muslim dalam keimanan, kesetiaan, dan pengorbanan,” ucapnya.
Dia menjadi contoh bagaimana seorang istri bisa menjadi pendukung utama dalam perjuangan suaminya demi kebaikan dan kebenaran. (An)