TANAH LAUT, POSTKALIMANTAN.com – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanah Laut (Tala), Ismail Fahmi, menegaskan pentingnya perencanaan matang dalam pembangunan daerah untuk lima tahun ke depan.
Hal ini ia sampaikan saat membuka Forum Konsultasi Publik (FKP) Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tala Tahun 2026 di Gedung Sarantang Saruntung, Selasa (18/3/2025).
Dalam sambutannya, Fahmi menekankan bahwa penyusunan RPJMD merupakan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017, yang mengatur tata cara perencanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan daerah.
“RPJMD adalah dokumen strategis yang akan menjadi pedoman pembangunan Kabupaten Tanah Laut lima tahun ke depan. Penyusunannya harus selesai selambat-lambatnya enam bulan setelah kepala daerah dilantik,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa konsultasi publik ini menjadi langkah awal penting dalam penyusunan dokumen perencanaan daerah. Forum ini bertujuan menghimpun berbagai aspirasi masyarakat agar tujuan, sasaran, serta program prioritas pembangunan dapat disusun secara lebih tepat dan sesuai kebutuhan daerah.
Menurut Fahmi, RKPD 2026 merupakan tahun pertama implementasi RPJMD 2025-2029. Oleh karena itu, perencanaannya harus matang agar bisa menjadi pijakan awal yang kuat dalam mewujudkan visi “Bersama Membangun Tala Simpun, Maju, dan Berkelanjutan.”
“Kami sadar bahwa sumber daya kita terbatas. Tidak semua aspirasi masyarakat bisa langsung direalisasikan. Namun, dengan kerja keras, sinergi, dan perencanaan yang tepat, kita bisa bersama-sama membangun Tanah Laut ke arah yang lebih baik,” tegasnya.
Fahmi berharap RPJMD yang disusun kali ini tidak hanya menjadi dokumen administratif, tetapi benar-benar menjadi pedoman pembangunan yang nyata dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Acara ini turut dihadiri oleh Tim Ahli dari Universitas Airlangga Surabaya, Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Tala, para Asisten, Staf Ahli, Kepala SKPD lingkup Pemkab Tala, pimpinan instansi vertikal, pimpinan perbankan, Ketua I TP PKK Tala, Camat se-Kabupaten Tala, serta tokoh agama, masyarakat, dan organisasi kepemudaan.
Dengan adanya partisipasi aktif dari berbagai pemangku kepentingan, diharapkan RPJMD 2025-2029 dapat menjadi peta jalan pembangunan yang inovatif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tanah Laut. (MN)