Ribuan Jamaah Padati Haul ke-4 Habib Nunci bin Ali Assegaf di Tabanio, Maulid Nabi Jadi Momen Penuh Cinta Rasul

TABANIO, POSTKALIMANTAN.com – Meski langit sempat diguyur gerimis dan matahari menyengat di siang hari, ribuan jamaah tetap memadati kawasan kubah Habib Nunci bin Ali Assegaf di Desa Tabanio, Kabupaten Tanah Laut, Minggu (5/10/2025). Suasana khidmat dan haru menyelimuti peringatan Haul ke-4 Almarhum Habib Nunci bin Ali Assegaf yang dirangkai dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Lautan manusia datang dari berbagai penjuru Kalimantan Selatan — mulai dari Banjarmasin, Batulicin, Kintap, Kandangan, hingga Basirih — demi mengenang sosok ulama karismatik yang dikenal penuh kasih dan kedekatan dengan umat.

“Habib Nunci bukan hanya guru bagi kami, tapi juga pembuka jalan taubat bagi banyak orang. Beliau menuntun dengan kelembutan, bukan dengan kemarahan,” ucap salah satu jamaah yang hadir, dengan mata berkaca-kaca.

Semasa hidupnya, Habib Nunci bin Ali Assegaf dikenal sebagai sosok ulama yang rendah hati dan penyambung lidah kebenaran. Beliau kerap menjadi tempat bertanya bagi siapa pun tanpa memandang status — dari pejabat, pedagang, hingga mantan preman yang mencari jalan pulang kepada Allah SWT.

Jejak dakwah dan keteladanan Habib Nunci kini diteruskan oleh anak-anak beliau, yakni Syarifah Masitah, Syarifah Fadlun, Syarifah Aminah, Syarifah Hindun, dan Sayyid Hamid, yang tetap aktif dalam kegiatan keagamaan dan sosial. Sang Habib juga pernah kehilangan putri tercinta, Syarifah Syifa, yang wafat mendahuluinya.

Acara diawali dengan pembacaan Maulid Habbsy oleh Grup Fastabiqul Khairat dari Desa Tabanio, dilanjutkan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Qori Syahrudin.
Puncak acara diisi tausiyah penuh makna oleh Habib Novel bin Autad Assegaf dari Kandangan, yang mengingatkan jamaah agar selalu menjaga adab, memperkuat akhlak, dan menumbuhkan cinta kepada Ahlulbait Rasulullah SAW.

“Habib Nunci telah menanamkan nilai akhlakul karimah yang menjadi pelita di tengah masyarakat. Mencintai beliau berarti meneladani kelembutan dan keikhlasan hatinya,” ujar Habib Novel dalam tausiyahnya.

Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah tokoh penting, di antaranya H. Sukamta (mantan Bupati Tanah Laut), Khairil Anwar (Ketua DPRD Tanah Laut), Camat Takisung Syafangat, Kapolsek Takisung Iptu Duki, Danramil Takisung Indra, serta para habaib, tokoh agama, dan masyarakat.

Atmosfer kekompakan terasa kuat berkat gotong royong warga Tabanio dan dukungan para pemuda. Mereka bersama-sama memastikan acara berjalan tertib, aman, dan penuh keberkahan.

Warga setempat juga menunjukkan keramahan khas Tabanio dengan menyiapkan tempat istirahat, hidangan makan siang, hingga kopi hangat bagi jamaah yang datang dari jauh.
Beberapa tamu bahkan menyempatkan diri menikmati panorama Pantai Tabanio sebelum mengikuti puncak haul, menambah kesyahduan momen spiritual tersebut.

“Ini bukan sekadar acara haul, tapi pertemuan hati — antara cinta kepada Rasulullah, kenangan kepada Habib Nunci, dan kebersamaan antarumat,” ujar H. Sukamta, salah satu tamu kehormatan.

Peringatan Haul ke-4 Habib Nunci bin Ali Assegaf dan Maulid Nabi Muhammad SAW di Tabanio menjadi bukti bahwa dakwah dan kasih sayang beliau masih hidup di hati umat.

Semangat gotong royong, ukhuwah, dan cinta Rasul terus terpancar dari setiap jamaah yang hadir, menjadikan Tabanio bukan hanya tempat ziarah, tetapi juga pusat persaudaraan dan spiritualitas yang mendalam. (BM)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *