Banua Bersinar di Panggung Nasional
JAKARTA, POSTKALIMANTAN.com – Kalimantan Selatan kembali menegaskan eksistensinya di level nasional. Di bawah kepemimpinan Gubernur Muhidin, Banua sukses meraih penghargaan prestisius Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha, yang diberikan oleh Kementerian Dalam Negeri dalam peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30, Senin (27/4/2026), di Jakarta Pusat.
Capaian ini bukan sekadar seremoni. Lebih dari itu, menjadi penanda bahwa Kalsel mampu berdiri sejajar dengan provinsi-provinsi besar di Indonesia.
Prestasi ini terasa semakin istimewa. Kalimantan Selatan berhasil menembus lima besar provinsi dengan kinerja terbaik nasional, bersanding dengan DKI Jakarta, Jawa Barat, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur.
Yang paling mencolok, Kalsel menjadi satu-satunya provinsi di luar Pulau Jawa yang mampu menembus daftar elite tersebut—sebuah lompatan yang tak bisa dipandang sebelah mata.
“Alhamdulillah, Kalimantan Selatan masuk lima besar nasional. Ini hasil kerja keras kolektif seluruh jajaran pemerintah daerah,” ujar Muhidin penuh syukur usai menerima penghargaan.

Bagi Muhidin, penghargaan ini bukan soal trofi atau seremoni belaka. Ia menegaskan, esensi utama dari capaian ini adalah peningkatan kualitas pelayanan publik yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ia pun mengingatkan seluruh kepala daerah di kabupaten/kota se-Kalsel untuk tidak cepat berpuas diri.
“Pemerintah harus selalu hadir. Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh berhenti. Kita harus sigap menjalankan kebijakan demi kesejahteraan warga,” tegasnya.
Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 yang mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita” dipimpin oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto.
Dalam amanatnya, ia menekankan bahwa otonomi daerah memberikan ruang besar bagi daerah untuk berinovasi. Namun, kewenangan itu tidak boleh disalahartikan.
“Tanpa kemampuan, kewenangan hanya akan menjadi angan-angan. Tanpa integritas, kewenangan berisiko menimbulkan penyimpangan,” ujarnya.
Penghargaan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kalimantan Selatan. Lebih dari sekadar prestasi, ini adalah energi baru untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan rakyat.
Banua kini tak hanya dikenal, tapi juga diperhitungkan. (Pk)











Leave a Reply