Sparing Yes, Tawuran Narkoba No! Betampar Besipak Jadi Energi Positif Anak Muda Banjarmasin

Betampar Besipak Menggema di Banjarmasin: Dari Matras Lahir Sportivitas, Dari Sparing Tumbuh Persaudaraan

BANJARMASIN, POSTKALIMANTAN.com – Semangat sportivitas dan kebersamaan menyatu dalam gelaran Betampar Besipak yang berlangsung pada Jumat (24/4/2026) malam.  Rangkaian kegiatan menjelang peringatan Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin, digelar di halaman Balai Penyuluhan KKBPK Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin, dan sukses berjalan tertib, aman, serta penuh kehangatan.

Di bawah cahaya lampu malam dan antusiasme masyarakat, para peserta tampil menunjukkan kemampuan terbaik di atas matras. Namun lebih dari sekadar adu teknik, kegiatan ini menghadirkan nilai yang lebih dalam—membangun persaudaraan dan menanamkan kedewasaan dalam berkompetisi.

Perwakilan panitia sekaligus penggagas kegiatan, Azhar, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara yang dinilai menjadi bukti bahwa kegiatan beladiri dapat dikemas secara positif dan bermartabat.

“Kegiatan ini berjalan lancar, tertib, aman, dan nyaman. Ini menunjukkan bahwa kita bisa menciptakan ruang beladiri yang sehat, tanpa keributan, tanpa hal-hal negatif,” ujarnya.

Apresiasi turut disampaikan kepada Wali Kota Banjarmasin, H. Muhammad Yamin HR., yang berkenan hadir langsung. Kehadiran tersebut menjadi suntikan semangat sekaligus bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap aktivitas positif anak muda.

Selain itu, dukungan juga datang dari PLT Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Banjarmasin, Hendra, jajaran Kelurahan Basirih, aparat Polsek dan Koramil Banjarmasin Barat, serta masyarakat yang turut menjaga kondusivitas kegiatan.

Yang menarik, kedisiplinan peserta dan penonton menjadi sorotan tersendiri. Tidak ada keributan, tidak ada pelanggaran, bahkan kesadaran menjaga kebersihan dan ketertiban parkir menunjukkan bahwa komunitas yang terlibat semakin dewasa dan bertanggung jawab.

Lebih jauh, Azhar berharap Betampar Besipak tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat. Ia menargetkan kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin sebagai wadah penyaluran bakat sekaligus pembinaan karakter generasi muda.

“Di matras kita bertanding, tapi di luar kita tetap bersaudara. Tidak ada kubu-kubuan. Ini yang ingin kita bangun,” tegasnya.

Ke depan, kegiatan ini juga diharapkan dapat berkembang lebih besar dengan melibatkan peserta dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan, bahkan luar daerah, tanpa meninggalkan prinsip utama: tertib, aman, dan sportif.

Tak hanya menjadi ajang silaturahmi, Betampar Besipak juga diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang dapat mengharumkan nama Kalimantan Selatan di tingkat nasional hingga internasional.

Lebih dari itu, kegiatan ini membawa pesan sosial yang kuat—menjadi benteng bagi generasi muda dari pengaruh negatif seperti tawuran dan penyalahgunaan narkoba.

Pesan tersebut ditegaskan dalam slogan yang terus digaungkan:

“Sparing Yes, Tawuran Narkoba No.”

Dengan penuh kerendahan hati, panitia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, sekaligus memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan.

Betampar Besipak bukan sekadar ajang adu fisik, melainkan ruang membangun karakter, mempererat persaudaraan, dan menyalakan harapan baru bagi generasi muda Banua.

Sampai jumpa di Betampar Besipak selanjutnya. (Pk)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *