Alarm Keselamatan di Tala: Uji Kendaraan Jadi Kunci Tekan Angka Kecelakaan

Tekan Risiko Kecelakaan, Pemkab Tala Genjot Uji Kendaraan: Gratis, Tapi Masih Banyak Abai!

PELAIHARI, POSTKALIMANTAN.com – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut tak ingin kecelakaan lalu lintas terus dipicu persoalan klasik: kendaraan tak laik jalan. Melalui Dinas Perhubungan (Dishub), langkah konkret pun digencarkan lewat sosialisasi pengujian kendaraan bermotor yang digelar di Aula Sarantang Saruntung, Kamis (30/04/2026).

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas birokrasi. Lebih dari itu, menjadi alarm serius bagi seluruh pemilik kendaraan, khususnya instansi pemerintah, untuk memastikan armadanya benar-benar aman saat melaju di jalan.

Sebanyak 60 peserta dari unsur SKPD, kecamatan, hingga pengelola kendaraan dinas hadir mengikuti kegiatan tersebut. Mereka dibekali pemahaman komprehensif, mulai dari pentingnya kelaikan jalan, mekanisme uji berkala, hingga transformasi layanan berbasis digital.

Acara dibuka oleh Bupati Tanah Laut yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Masturi. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa uji berkala kendaraan tidak boleh lagi dipandang sebagai kewajiban administratif semata.

“Ini soal keselamatan. Kendaraan yang tidak laik jalan bisa menjadi ancaman, bukan hanya bagi pengemudi, tetapi juga pengguna jalan lainnya,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa sejak 2024, layanan uji kendaraan telah digratiskan. Karena itu, tak ada lagi alasan untuk abai.

Pemerintah daerah, lanjutnya, harus tampil sebagai contoh terdepan dalam disiplin berlalu lintas. Seluruh kendaraan dinas wajib dipastikan dalam kondisi prima sebelum digunakan.

Kepala Dishub Tanah Laut, Tedy Mulyana, menegaskan bahwa sosialisasi ini merupakan langkah preventif yang dirancang untuk menekan potensi kecelakaan akibat faktor teknis kendaraan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan seluruh kendaraan dinas benar-benar layak jalan dan aman dioperasikan,” ujarnya.

Tak berhenti di lingkungan pemerintahan, Dishub juga bersiap memperluas jangkauan sosialisasi ke sektor usaha. Armada angkutan milik perusahaan, termasuk sektor pertambangan, akan menjadi target berikutnya.

Peringatan keras juga datang dari Kasat Lantas Polres Tanah Laut, IPTU Adhitya Dikav. Ia menekankan pentingnya kesadaran setiap instansi dalam melakukan uji kelayakan kendaraan.

“Kendaraan harus dipastikan laik jalan. Kelalaian kecil bisa berujung pada konsekuensi besar,” tegasnya.

Menurutnya, banyak kasus kecelakaan yang sebenarnya bisa dicegah sejak awal jika kondisi kendaraan diperiksa secara berkala.

Sosialisasi ini turut menghadirkan narasumber dari Dinas Perhubungan serta Ikatan Penguji Kendaraan Bermotor Indonesia (IPKBI), memperkuat sinergi lintas sektor dalam membangun budaya keselamatan berlalu lintas.

Dengan langkah ini, Pemkab Tanah Laut berharap kesadaran kolektif semakin tumbuh—bahwa keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab individu, melainkan komitmen bersama. (MN)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *