Hukum, News  

Ramah Tamah dengan Stakeholder Kota Banjarmasin, Kapolda Kalsel: Kompak menjaga dan menciptakan situasi kamtibmas yang aman kondusif

BANJARMASIN – Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi, S.I.K., M.H. melaksanakan Ramah Tamah bersama Forkopimda, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Adat Kota Banjarmasin, Selasa (27/12/2022).

Ramah tamah dalam rangka Kunjungan Kerja itu dihadiri Karo Ops, Karo SDM, Dir Intelkam, Dir Reskrimum, Dir Reskrimsus, Kabid Propam, Kabid Dokkes Polda Kalsel.

Mengawali sambutannya, Kapolda Kalsel lebih dahulu memperkenalkan diri selaku Pejabat Baru di Provinsi Kalimantan Selatan.

Ia pun mengucapkan terima kasih atas sambutan dan keramahan dari seluruh unsur forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kota Banjarmasin, TNI, tokoh agama / alim ulama, tokoh masyarakat dan para stakeholder, karena dapat meluangkan waktu untuk hadir pada rangkaian kegiatan kunjungan kerja Kapolda Kalsel ke satuan kewilayahan.

Baca Juga !  Laporan Satu Tahun Silam Tidak Ada Titik Terang, LSM Babak Layangkan Surat Ke Polda Kalsel

Sebagai Pejabat Baru, Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian mohon dukungan dan kerja sama dari seluruh stakeholder Kota Banjarmasin untuk dapat saling bantu-membantu, bahu-membahu, dan kompak dalam menjaga serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Kapolda Kalsel menyampaikan, berbagai masukan, kritik dan saran yang membangun dari seluruh lapisan masyarakat guna perbaikan pun akan diterima sehingga pihaknya mampu menjadikan Polri sebagai institusi yang prediktif, responsibilitas, transparansi berkeadilan (Presisi) sehingga dapat menjamin keamanan untuk mendukung program pembangunan nasional dan pembangunan daerah.

Dirinya berharap, terjalin komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi yang baik dalam rangka menjawab berbagai dinamika lingkungan strategis yang berkembang cepat dan dinamis, maupun terhadap berbagai agenda-agenda penting nasional maupun daerah.

Baca Juga !  Polda Kalsel Gelar Kegiatan dan Dengarkan Curhatan Masyarakat Anjir Muara Batola

“Sehingga, dengan demikian kita dapat mampu mengantisipasi dan meminimalisir potensi gangguan secara efektif dan efesien,” tutupnya.

(bidhum/pk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *