Ungkap Kasus Kriminal Curanmor, Polres Tala Selamatkan 4 Ranmor dan Ringkus 3 Pelaku

PELAIHARI, POSTKALIMANTAN.COM – Kapolres Tanah Laut AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H., mengadakan press release terkait keberhasilan pengungkapan kasus tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di Joglo Wicaksana Laghawa Mapolres Tanah Laut, Selasa, (21/5/2024), Kec Pelaihari Kab Tanah Laut.

Dalam konferensi pers tersebut, Kapolres Tanah Laut menyampaikan bahwa pihaknya telah berhasil menangkap dua tersangka utama dalam kasus ini, yaitu FR dan J. FR yang bekerja sebagai wiraswasta, bertempat tinggal di Jl. Raya Takisung RT.009 RW.001 Desa Pegatan Besar, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut. Sedangkan J yang bekerja sebagai karyawan swasta, bertempat tinggal di Desa Ranggang Dalam RT.005 RW.002 Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan.

“Selain itu, seorang penadah bernama JM, seorang ibu rumah tangga yang bertempat tinggal di Jl. Padat Karya Anggrek VI No.46 RT.025 RW.002 Kelurahan Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, juga berhasil diamankan Polres Tanah Laut,” jelasnya.

Baca Juga !  Mona Heliani Ketua IWO Indonesia Kalsel Ucapkan Milad Ke 93 media Suara Kalimantan

Barang bukti yang berhasil disita dalam kasus ini berupa empat unit sepeda motor, Satu unit sepeda motor jenis Honda Scoopy warna hitam, Satu unit sepeda motor merk Yamaha, tipe 2DP-R A/T, warna hitam, tahun 2019, Satu unit sepeda motor merk Yamaha Vixion warna putih dan Satu unit sepeda motor merk Yamaha, tahun 2009, warna hitam.

Kapolres Tanah Laut mengapresiasi kerja keras jajaran Polres Tanah Laut dalam mengungkap kasus ini dan menegaskan komitmennya untuk terus memberantas tindak pidana di wilayah hukumnya.

“Mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan melaporkan setiap tindakan mencurigakan kepada pihak kepolisian,” tegasnya.

Kapolres menyebutkan, bahwa para tersangka dijerat dengan Pasal 363 Ayat (1) Ke-4 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dan Pasal 480 KUHP tentang Pertolongan Jahat (Tadah) dengan ancaman hukuman penjara maksimal 5 tahun.

Baca Juga !  SEPI Karena Anggota Dewan Banjar Banyak Tak Nampak Berhadir, Pembentukan Pansus Baramarta Ditunda

Press release ini dihadiri oleh para pejabat utama serta awak media Tanah Laut yang turut serta meliput jalannya acara. (MN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *