Antisipasi Lonjakan Jamaah 5 Rajab, Gubernur Muhidin Tekankan Ketertiban dan Kelancaran Jalan

BANJARBARU, POSTKALIMANTAN.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus mematangkan persiapan pelaksanaan Kegiatan Rutin Malam Senin atau peringatan 5 Rajab 1447 Hijriah yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu malam, 28 Desember 2025. Fokus utama pemerintah kali ini adalah memastikan kelancaran arus lalu lintas jamaah serta menjaga kekhidmatan kegiatan dari potensi kepadatan dan kepentingan non-substansial.

Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Gabungan Persiapan Pengajian Rutin Malam Senin 5 Rajab 1447 H yang digelar di Gedung DR. KH. Idham Chalid, Banjarbaru, Kamis (18/12/2025). Rapat dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, dan dihadiri langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, unsur Forkopimda, tenaga ahli gubernur, para pemangku kepentingan terkait, serta perwakilan Relawan Tim Induk Sekumpul.

Dalam arahannya, Gubernur H. Muhidin menegaskan bahwa pembahasan rapat tidak hanya berkutat pada kesiapan rest area, melainkan lebih strategis pada pengaturan jalur kendaraan dan manajemen lalu lintas sejak H-2 hingga H+2 pelaksanaan kegiatan.

“Kita ingin memastikan arus kendaraan tetap lancar. Untuk itu, kendaraan roda enam dan sejenisnya kami minta agar dialihkan melalui jalur Marabahan (Kabupaten Barito Kuala) – Margasari (Kabupaten Tapin), begitu juga sebaliknya, agar tidak menumpuk di Jalan A. Yani,” tegas Gubernur.

Sebagai langkah konkret, Pemprov Kalsel juga meminta kerja sama pihak swasta, termasuk PT Conch selaku produsen semen, untuk menghentikan sementara aktivitas pengiriman yang melintasi jalur utama A. Yani menjelang dan saat pelaksanaan 5 Rajab.

Tak hanya soal lalu lintas, Gubernur Muhidin juga mengingatkan pentingnya menjaga kemurnian dan ketulusan momen keagamaan ini. Ia mengimbau seluruh elemen masyarakat agar tidak memasang baliho, spanduk, atau atribut serupa yang mengatasnamakan pribadi maupun kelompok dengan label Haul Guru Sekumpul.

“Kita ingin kegiatan ini bersih dari unsur kepentingan. Cukup kita sebut sebagai Kegiatan Rutin Malam Senin 5 Rajab, tanpa embel-embel lain,” ujarnya menekankan.

Untuk mengakomodasi jamaah yang tidak dapat hadir langsung ke Sekumpul Martapura, Pemprov Kalsel menyiapkan fasilitas siaran langsung pengajian di seluruh rest area yang tersedia. Tayangan akan disiarkan secara live melalui kanal YouTube Musholla Arraudhah.

“Masyarakat tidak perlu memaksakan diri ke lokasi. Pengajian bisa diikuti dari rest area atau dari rumah masing-masing, mulai Magrib hingga Isya. Insyaallah, esensi ibadah tetap kita dapatkan,” tutur Gubernur.

Sebagai informasi, rapat gabungan ini juga membahas berbagai aspek teknis pendukung lainnya, mulai dari perkiraan kondisi cuaca, kesiapan kelistrikan, hingga stabilitas jaringan internet, guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan Malam Senin 5 Rajab 1447 H dapat berjalan aman, tertib, dan khusyuk. (Adpim/Pk)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *