Panen Perdana Jagung Binaan Polda Kalsel, Petani Tanah Laut Nikmati Harga Stabil dan Bantuan Alsintan

TANAH LAUT, POSTKALIMANTAN.com – Program pembinaan pertanian yang digagas Polda Kalimantan Selatan kembali menunjukkan hasil positif. Kelompok Tani Berkah Mandiri di Desa Ambungan, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, melaksanakan panen perdana jagung pada Sabtu (3/1/2026) dengan hasil yang menggembirakan.

Panen tersebut merupakan bagian dari lahan jagung binaan Polda Kalsel seluas 57 hektare. Pada tahap awal, panen dilakukan di sekitar 5 hektare lahan, dengan seluruh hasil panen langsung diserap oleh Koperasi Primkoppol Polda Kalsel dengan harga yang dinilai sangat menguntungkan bagi petani.

Selain jaminan penyerapan hasil, koperasi juga memberikan dukungan nyata dengan membantu proses panen menggunakan alat dan mesin pertanian (alsintan). Langkah ini terbukti mampu menekan biaya operasional petani secara signifikan.

“Program ini sangat membantu kami, mulai dari pembinaan hingga kepastian pasar. Petani merasa lebih tenang karena hasil panen langsung dibeli dengan harga bagus,” ujar Sugeng, salah satu petani binaan.

Perwakilan pengurus Koperasi Primkoppol Polda Kalsel, Rahmat Affanda, menjelaskan bahwa penyerapan hasil panen jagung tersebut merupakan bagian dari program strategis Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.

“Kami diinstruksikan untuk membeli jagung petani binaan dengan harga minimal Rp4.000 dan maksimal Rp4.300 per kilogram,” jelas Rahmat.

Ia menambahkan, bantuan alsintan yang diberikan koperasi mampu menekan biaya operasional petani hingga mencapai Rp4 juta per hektare. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani sekaligus mendorong keberlanjutan usaha pertanian jagung di Tanah Laut.

Ke depan, Koperasi Primkoppol Polda Kalsel juga tengah merencanakan program pinjaman modal bagi petani dengan bunga nol persen, sebagai bentuk dukungan lanjutan terhadap sektor pertanian.

“Jika mendapatkan persetujuan pimpinan, program pinjaman modal tanpa bunga ini akan segera direalisasikan untuk membantu petani mengembangkan usaha taninya,” pungkas Rahmat. (MN)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *