Aktif Mengabdi hingga Akhir Hayat, Almarhumah Novita Andreani Wafat di Waktu Mulia

BANJARBARU, POSTKALIMANTAN.com – Duka mendalam menyelimuti jajaran Aparatur Sipil Negara di Kota Banjarbaru. Almarhumah Novita Andreani, SE, MM, dikabarkan meninggal dunia pada Rabu (7/1/2026) sekitar pukul 05.00 WITA, di rumah sakit, saat hendak memasuki ibadah salat Subuh.

Kepergian almarhumah meninggalkan kesedihan yang mendalam, khususnya bagi rekan-rekan yang pernah bekerja bersama beliau di Samsat Banjarbaru.

Semasa bertugas, almarhumah dikenal sebagai sosok yang aktif, profesional, dan penuh tanggung jawab, terutama dalam pengelolaan Pendapatan Lainnya (PL).

Bahkan, karena dinilai sangat aktif dan progresif, almarhumah sempat mendapat penugasan lanjutan di Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak.

“Beliau adalah pribadi yang paling ramah dan santun selama saya mengenal beliau di Samsat Banjarbaru. Pekerja keras, disiplin, dan selalu mengedepankan pelayanan,” kenang salah satu rekan kerja almarhumah.

Tak hanya profesional, almarhumah juga dikenal memiliki kepribadian yang hangat, rendah hati, dan mudah bergaul dengan siapa saja. Sikap tersebut membuatnya dihormati oleh rekan lintas instansi dan meninggalkan kesan mendalam bagi banyak orang.

Ucapan belasungkawa pun disampaikan oleh berbagai pihak. Salah satunya datang dari Hb Roy Hasyim Thalib, yang menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya almarhumah.

“Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah dan kebaikan almarhumah, mengampuni segala khilafnya, serta menempatkannya di surga-Nya,” ujar Hb Roy Hasyim Thalib dalam pernyataan tertulisnya.

Wafatnya almarhumah di waktu yang mulia, menjelang fajar dan saat hendak memasuki salat Subuh, menjadi pengingat akan indahnya akhir kehidupan seorang hamba yang mengabdikan diri dengan keikhlasan.

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, serta keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini. (Pk)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *