Bonus Utuh untuk Pejuang Medali, Bupati Tala Tegaskan Komitmen Setara bagi Atlet Disabilitas

PELAIHARI, POSTKALIMANTAN.com – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut akhirnya merealisasikan pencairan bonus bagi para atlet yang berlaga di ajang Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov). Total anggaran sebesar Rp6,79 miliar digelontorkan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi membanggakan yang telah mereka torehkan.

Langkah ini bukan sekadar formalitas anggaran, melainkan penegasan komitmen pemerintah daerah dalam menyetarakan penghargaan bagi seluruh insan olahraga tanpa membedakan latar belakang maupun kondisi fisik.

Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, menyampaikan langsung kabar tersebut di sela apel gabungan, Senin (2/3/2026). Di hadapan jajaran ASN, ia menegaskan bahwa realisasi bonus ini merupakan bentuk pemenuhan janji sekaligus penghormatan atas perjuangan para atlet.

“Atas izin Allah, bonus bagi pahlawan-pahlawan olahraga kita di Peparprov bisa direalisasikan hari ini. Alhamdulillah, bonus ini utuh, tidak kita potong. Ini adalah bentuk rasa syukur dan terima kasih atas perjuangan mereka membawa nama baik Tanah Laut,” tegasnya.

Penekanan pada frasa “tanpa potongan” menjadi sorotan tersendiri. Pemerintah memastikan seluruh dana diterima secara utuh oleh para penerima, sebagai wujud penghargaan yang tulus dan transparan.

Rincian Anggaran dan Distribusi

Dari total Rp6,79 miliar yang disiapkan:

• Rp4,525 miliar dialokasikan untuk para atlet.

• Rp2,27 miliar diberikan kepada tim pelatih sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pembinaan yang konsisten.

Suntikan dana tersebut diharapkan tak hanya menjadi penghargaan atas capaian masa lalu, tetapi juga menjadi bahan bakar motivasi untuk menatap kompetisi yang lebih tinggi di masa mendatang.

Torehan 135 Medali, Prestasi Gemilang

Pada ajang Peparprov terakhir, kontingen Tanah Laut berhasil menempati peringkat ketiga dengan raihan total 135 medali. Rinciannya terdiri dari:

• 51 medali emas
• 43 medali perak
• 41 medali perunggu

Capaian ini menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah olahraga disabilitas di Tanah Laut.

Cabang olahraga atletik dan renang tercatat sebagai penyumbang medali terbanyak, menjadikannya lumbung prestasi daerah. Disusul cabang angkat berat, judo, serta sejumlah disiplin lainnya yang turut memberi kontribusi signifikan dalam mengangkat posisi Tanah Laut di papan klasemen.

Dengan realisasi bonus ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut menegaskan bahwa setiap tetes keringat dan perjuangan atlet adalah investasi kebanggaan daerah—yang layak dihargai, dihormati, dan diapresiasi secara setara. (MN)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *