Kapolda Kalsel Resmikan Marnit Patroli Bangkau di HSS, Perkuat Pengawasan Danau dan Lindungi Ekosistem Perairan

KANDANGAN, POSTKALIMANTAN.com – Upaya menjaga kelestarian ekosistem perairan sekaligus memperkuat pengawasan wilayah danau terus dilakukan oleh Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan. Salah satunya melalui peresmian Markas Unit (Marnit) Patroli Bangkau “Sanika Satyawada” di Desa Bangkau, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Selasa (10/3/2026).

Peresmian yang dipimpin langsung Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. tersebut berlangsung sekitar pukul 15.00 Wita dan ditandai dengan prosesi pengguntingan pita, penandatanganan prasasti, serta peninjauan fasilitas markas patroli perairan yang baru dibangun.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. menjelaskan, pembangunan markas ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat operasional Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) di kawasan Danau Bangkau.

Bangunan Marnit tersebut memiliki luas 6 x 8 meter atau 48 meter persegi, berdiri di atas lahan seluas 96 meter persegi. Seluruh pembangunannya didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Hulu Sungai Selatan Tahun Anggaran 2025 dengan total anggaran mencapai Rp399 juta.

Kapolda Kalsel dalam sambutannya juga mengungkapkan bahwa kehadiran markas permanen ini menjadi tonggak penting bagi penguatan pengawasan perairan di wilayah tersebut.

Sebelumnya, sejak tahun 2014, personel Ditpolairud yang bertugas di kawasan Danau Bangkau hanya memanfaatkan pos pemantau milik Dinas Perikanan Kabupaten HSS sebagai basis operasional sementara.

“Dengan adanya markas permanen ini, kami ingin mengoptimalkan tugas kepolisian di wilayah perairan Danau Bangkau. Baik itu pengawasan, patroli rutin, penegakan hukum, hingga pembinaan kepada masyarakat,” ujar Kapolda.

Ia menegaskan, keberadaan Marnit Patroli Bangkau memiliki sejumlah fungsi strategis, terutama dalam menjaga keberlanjutan sumber daya alam perairan.

Salah satu fokus utama adalah mencegah praktik destructive fishing atau penangkapan ikan secara merusak, seperti penggunaan alat setrum listrik yang dapat merusak ekosistem danau serta mengancam kelangsungan habitat ikan.

Selain itu, kehadiran markas patroli ini juga diharapkan mampu meminimalisir potensi konflik sosial antar nelayan, khususnya antara nelayan lokal dengan nelayan dari luar daerah yang mencari ikan di kawasan Danau Bangkau.

Pada momentum peresmian tersebut, Polda Kalsel juga menggelar kegiatan bakti sosial bagi masyarakat sekitar.

Sebanyak 100 paket sembako disalurkan kepada warga Desa Bangkau yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi sosial masyarakat di kawasan tersebut.

Tak hanya itu, dalam rangka mendukung program ketahanan pangan berbasis ekonomi biru (blue economy), turut disalurkan bantuan 6 unit keramba dan 8.000 ekor bibit ikan kepada masyarakat nelayan.

Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas perikanan sekaligus menambah sumber pendapatan bagi keluarga nelayan di kawasan Danau Bangkau.

“Kami berharap dengan adanya pos patroli ini, keamanan dan ketertiban di wilayah perairan semakin terjaga, ekosistem danau tetap lestari, dan bantuan yang diberikan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan,” pungkas Kapolda.

Peresmian tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda, di antaranya Bupati Hulu Sungai Selatan, Ketua DPRD HSS, Kapolres HSS, Pejabat Utama Polda Kalsel, Camat Kandangan, Kepala Desa Bangkau, tokoh agama, serta perwakilan PT Antang Gunung Meratus.

Selain itu hadir pula Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Kabupaten HSS serta Kepala Dinas PUPR Kabupaten HSS yang turut menyaksikan peresmian markas patroli yang diharapkan menjadi pusat pengawasan dan perlindungan kawasan Danau Bangkau tersebut. (Pk)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *