PELAIHARI, POSTKALIMANTAN.com – Menjelang masa libur panjang Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut menggelar apel gabungan sebagai momentum memperkuat disiplin, integritas, serta kesiapan kerja aparatur sipil negara. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Bupati Tanah Laut, Pelaihari, Senin (16/3/2026).
Apel dipimpin langsung oleh Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto dan dihadiri Wakil Bupati HM Zazuli, Sekretaris Daerah Ismail Fahmi, serta para kepala SKPD dan jajaran ASN di lingkungan Pemkab Tala.

Dalam arahannya, Bupati Rahmat menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara nilai spiritual dan tanggung jawab profesional, khususnya setelah pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi para pegawai.
Menurutnya, THR seharusnya menjadi momentum untuk meningkatkan rasa syukur, bukan memicu rasa kurang puas atau perbandingan yang tidak perlu.
“Yang kita terima hari ini adalah bagian dari rezeki yang sudah diatur. Karena itu, mari kita syukuri. Jangan sampai muncul perasaan bahwa pekerjaan kita paling berat lalu merasa kurang. Rezeki itu sudah Allah yang menentukan,” tegasnya di hadapan para ASN.
Tidak hanya menyinggung aspek kesejahteraan, Bupati juga memberi perhatian serius pada kinerja birokrasi. Ia mengingatkan bahwa bulan April menjadi pintu masuk triwulan kedua dalam kalender kerja pemerintahan.
Untuk itu, seluruh SKPD diminta segera mengejar target realisasi program dan kegiatan pada triwulan pertama yang ditargetkan mencapai 40 persen.
Langkah tersebut dinilai penting agar tidak terjadi penumpukan pekerjaan setelah masa libur Lebaran yang berpotensi memperlambat jalannya program pembangunan daerah.
“Target kerja harus diselesaikan tepat waktu. Jangan sampai setelah libur justru menumpuk dan menghambat pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Selain kinerja, Rahmat juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan aset negara selama masa libur panjang. Mengingat aktivitas kantor akan berhenti sementara, potensi risiko seperti kebakaran akibat instalasi listrik menjadi perhatian serius.
Ia menginstruksikan seluruh pegawai untuk memastikan kondisi ruangan dalam keadaan aman sebelum meninggalkan kantor, termasuk mematikan dan mencabut seluruh perangkat elektronik yang tidak diperlukan.
“Pastikan ruangan sudah steril, listrik aman, dan perangkat elektronik tidak tersambung. Ini langkah sederhana tapi sangat penting untuk mencegah hal yang tidak kita inginkan,” katanya.
Bupati juga menyinggung soal penggunaan kendaraan dinas menjelang arus mudik Lebaran. Ia menegaskan bahwa kendaraan operasional milik pemerintah merupakan aset negara yang harus dijaga dan digunakan sesuai aturan.
Para pemegang kendaraan dinas diminta bertanggung jawab penuh atas penggunaannya serta memastikan kendaraan tidak dipinjamkan kepada pihak yang tidak berhak.
“Tolong perhatikan keamanan pribadi dan kendaraan. Kendaraan dinas adalah amanah negara, jangan sampai digunakan oleh orang lain yang bukan haknya,” tegas Rahmat.
Menutup arahannya, Bupati Rahmat turut menyampaikan rencana pelaksanaan Pawai Takbiran sebagai bagian dari perayaan malam kemenangan Idulfitri di Tanah Laut.
Ia juga mengundang seluruh jajaran ASN untuk bersilaturahmi dalam Open House Idulfitri di kediaman resmi Bupati setelah pelaksanaan Salat Id.
Momentum tersebut sekaligus dimanfaatkan Rahmat untuk menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh keluarga besar ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut.
“Semoga Ramadan yang kita jalani membawa keberkahan, dan Idulfitri menjadi momentum mempererat kebersamaan serta meningkatkan semangat pengabdian kepada masyarakat,” pungkasnya. (MN)












Leave a Reply