Zazuli Turun Tangan, Tata Ruang Pelaihari Disempurnakan untuk Dorong Investasi

PELAIHARI, POSTKALIMANTAN.com – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala) terus mengakselerasi pembenahan sistem perizinan sebagai bagian dari strategi besar menarik investasi. Upaya ini ditunjukkan secara nyata melalui langkah jemput bola ke pemerintah pusat.

Wakil Bupati Tala, H. Muhammad Zazuli, turun langsung ke Jakarta guna memastikan penyempurnaan regulasi tata ruang di kawasan inti Pelaihari berjalan optimal dan tidak menghambat laju pembangunan.

Langkah tersebut diwujudkan dalam Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Pemutakhiran Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) pada Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Wilayah Perencanaan (WP) Pelaihari. Pertemuan berlangsung di Gedung Direktorat Jenderal Tata Ruang, Kementerian ATR/BPN, Kamis (2/4/2026).

Kehadiran Pemkab Tala ini menjadi sinyal kuat bahwa daerah tidak ingin tertinggal dalam merespons dinamika investasi yang semakin kompetitif.

Zazuli menegaskan, sinkronisasi antara RDTR dan sistem Online Single Submission berbasis risiko (OSS-RBA) merupakan kunci utama dalam menciptakan layanan perizinan yang cepat, transparan, dan akuntabel.

“Penyesuaian ini bukan mengubah substansi strategis RDTR, melainkan untuk memastikan pelayanan perizinan berjalan lancar dan adaptif terhadap kebutuhan dunia usaha,” tegasnya.

Dalam forum tersebut, terungkap persoalan krusial pada Database Peraturan Zonasi (DBPZ) RDTR WP Pelaihari. Hasil evaluasi internal serta kesepakatan Forum Penataan Ruang (FPR) pada 16 Maret 2026 menunjukkan adanya sejumlah aktivitas ekonomi baru yang belum terakomodasi dalam database lama.

Kondisi ini dinilai berpotensi menjadi penghambat serius bagi pertumbuhan investasi jika tidak segera diperbaiki.
Karena itu, Pemkab Tala mendorong percepatan integrasi dan pembaruan data agar seluruh aktivitas usaha dapat terakomodasi secara legal dalam sistem OSS.

Zazuli pun berharap hasil koordinasi ini mampu melahirkan sinkronisasi data yang solid, sekaligus menjadi fondasi kuat bagi penyempurnaan RDTR ke depan.

“Kami mengapresiasi dukungan Kementerian ATR/BPN. Harapannya, ada arahan teknis lanjutan agar percepatan pembangunan di Tala bisa berjalan lebih maksimal,” pungkasnya.

Rapat strategis ini turut dihadiri Direktur Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah Kalimantan I, Rahma Julianti, bersama tim teknis kementerian.

Dari pihak daerah, Sekretaris Daerah Ismail Fahmi, jajaran Dinas PUPRP Tala, serta Direktur RSUD H. Boejasin dr. Budi Rukhiyat ikut mendampingi dan memantau jalannya rapat, baik secara langsung maupun daring. (MN)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *