PELAIHARI, POSTKALIMANTAN.com – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala) mengambil langkah progresif dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa. Bupati Tala, H. Rahmat Trianto, mengirim seluruh kepala desa (kades) se-Tala untuk mengikuti retret kepemimpinan intensif di Institut Pemerintahan Dalam Negeri Jatinangor, Senin (13/4/2026).
Program ini bukan sekadar pelatihan biasa. Para kades “digembleng” dengan pendekatan khas pendidikan pamong praja guna membentuk karakter kepemimpinan yang adaptif, responsif, dan berorientasi hasil.
Bupati Rahmat menegaskan, peran kepala desa sebagai ujung tombak pemerintahan tidak bisa lagi berjalan dengan pola lama yang monoton. Ia menginginkan perubahan nyata pasca-retret, bukan sekadar formalitas kegiatan.
“Para kades harus mampu menunjukkan visi, misi, serta kontribusi konkret bagi kemajuan desa. Tidak cukup hanya menjalankan rutinitas, tetapi harus menghadirkan inovasi,” tegasnya.
Menurutnya, peningkatan kapasitas aparatur desa menjadi kunci percepatan pembangunan berbasis potensi lokal. Dengan bekal pelatihan dari institusi berpengalaman seperti IPDN, diharapkan lahir birokrasi desa yang lebih tertib, profesional, dan akuntabel.
Sementara itu, Rektor IPDN, Halilul Khairi, mengingatkan bahwa tantangan pembangunan desa saat ini semakin kompleks dan dinamis. Karena itu, integritas dan profesionalitas menjadi fondasi utama yang tidak bisa ditawar.
“Kepala desa harus fokus, konsisten, serta siap menghadapi berbagai tantangan di lapangan. Kepemimpinan yang kuat akan menentukan arah kemajuan desa,” ujarnya.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut menaruh harapan besar agar para kepala desa mampu tampil sebagai pemimpin dengan kapasitas manajerial yang mumpuni, sekaligus menjadi motor penggerak dalam pemberdayaan masyarakat dan pembangunan desa berkelanjutan.
Langkah strategis ini diharapkan menjadi titik awal transformasi tata kelola desa di Tala—dari sekadar administratif menuju kepemimpinan yang visioner dan berdampak nyata. (MN)












Leave a Reply