
Postkalimantan.com – Kotabaru. Kebijakan penutupan jalan di area sekitar Winmart dikabarkan telah memberikan dampak signifikan terhadap pendapatan toko tersebut. Berdasarkan keterangan dari pihak manajemen, Winmart mengalami penurunan omset hampir 30% semenjak penutupan jalan diberlakukan. Selasa, 09 Desember 2025.
Direktur WinMart, Winarto Hendra, melalui Leader di Winmart, Desy Herdiana menyatakan bahwa dampak penurunan tersebut sangat terasa, terutama pada siang hari. “Kalau dihitung – hitung hampir 30% lah dari pendapatan awal,” ujarnya.
Kekhawatiran meningkat karena adanya informasi bahwa jalan akan ditutup total kembali sekitar tanggal 10 awal tahun.
Menyikapi situasi ini, pihak Winmart telah mengambil langkah – langkah strategis dan mengajukan permohonan solusi kepada Dinas Perhubungan.
Untuk meminimalkan kerugian, Winmart telah melakukan beberapa upaya promosi:
Memasang spanduk petunjuk arah di area strategis seperti Jalan Silver dan dari arah Mandin.
Membuat dan menyebarkan video panduan rute menuju toko melalui media sosial seperti TikTok, Instagram, dan Tag Berita Kota Baru.
Meskipun sudah ada perbaikan kecil setelah jalur dari arah Mandin sedikit dibuka, kekhawatiran terbesar adalah rencana penutupan total yang berdekatan dengan bulan puasa. Desy Hadriana mengungkapkan bahwa momen bulan puasa adalah waktu ramai bagi toko.
”Kami biasanya kalau bulan puasa nih, kesempatan. kata Desi “Sedangkan karyawan kami banyak. Bulan puasa itukan pasti ada tunjangannya.
Kami akan carikan juga buat karyawan, tambahnya menyoroti dampak omset terhadap gaji dan tunjangan karyawan.
Pihak Winmart berharap agar Dinas Perhubungan dapat mempertimbangkan dan mengizinkan pembukaan jalur alternatif menuju Winmart, khususnya jalur dari Mandin untuk mobil – mobil pribadi.
”Harapan kami sih ya itu tadi. Supaya jalan alternatifnya, gimana ya? Supaya ke Winmart itu bisa dilewatin orang dulu. Soalnya kami ini banyak karyawan. Kalau omsetnya turun gimana? Kan imbasnya ke karyawan juga,” pungkasnya. (Rizky)










Leave a Reply