Berita  

Kejaksaan Negeri Kotabaru Menggelar Khitanan (Sunatan Massal)

Post Kalimantan.com, Kotabaru – Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Bhakti Adhiyaksa ke 63 dan Hari Ulang Tahun (HUT) Adhiyaksa Dharmakarini (IAD) tahun 2023, Kejaksaan Negeri kabupaten Kotabaru menggelar khitanan (sunatan) massal yang dipusatkan di aula Kantor Kejari, Senin (10/07/2023).

Belasan anak yang turut didampingi oleh orang tuanya itu terlihat senang ketika namanya dipanggil. Baksos khitanan massal itu kerjasama Kejari dengan RSUD Pangeran Jaya Sumitra Kabupaten Kotabaru. Ada 19 orang anak yang mengikuti sunatan massal dengan ditangani oleh 2 dokter dan 9 perawat.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kotabaru, Dr. Muhammad Fadlan SH, MH melalui Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Arditya Bima Yogha SH mengatakan, pelaksanaan bakti sosial khitanan massal ini diikuti oleh 19 anak yang ada di Kotabaru, dan untuk pelaksanaannya kami bekerjasama dengan pihak RSUD Pangeran Jaya Sumitra.

Baca Juga !  KSOP KELAS 1, Apel Penutupan Posko Lebaran Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin

Usai dikhitan, puluhan anak tersebut akan diberikan bingkisan seperti, sarung dan lainnya karena sudah berani dikhitan.

“Dan nantinya selain acara ini juga ada acara lainnya untuk memeriahkan HBA ke-63 ini. Dengan harapan kegiatan ini bisa bermanfaat dan berkah bagi kita semua,” bebernya.

Disisi lain, Ketua Ikatan Adhiyaksa Dharmakarini (IAD) Kotabaru, Anggiet Fadlan menyampaikan, selain kegiatan khitanan ini, Kejari juga akan mengadakan donor darah untuk umum secara gratis dan pembagian sembako dibeberapa wilayah.

“Khitanan massal gratis ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat Kabupaten Kotabaru yang tidak mampu,” papar Anggiet.

“Tapi, kami khususkan kepada masyarakat yang kurang mampu yang sebelumnya sudah kami lakukan pendataan, agar khitanan massal ini benar – benar dapat dirasakan oleh masyarakat Kotabaru yang tidak mampu,” tandasnya.

Baca Juga !  Bank Kalsel Raih Penghargaan ICCA-VIII-2023

Pantauan awak media di lokasi, ada dua bersaudara, kembar, Muhammad Fatar, dan Muhammad Fatir yang datang diantar sang ayah. Dua bocah kembar yang beralamat tinggal di jalan Perumnas Rampa Baru RT 17, Desa Semayap, Kecamatan Pulau Laut Utara tersebut nampak tak percaya, jika ia dan saudaranya sudah dikhitan. (Yans)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *