PELAIHARI, POSTKALIMANTAN.com – Kepemimpinan di tubuh Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Tanah Laut kembali berlanjut. Dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang digelar Jumat (13/2/2026) di Gedung Pramuka Pelaihari, Yuni Rahman resmi terpilih secara aklamasi untuk memimpin KORMI Tala periode 2026–2030.
Dukungan mayoritas anggota yang hadir menjadi bukti kuat kepercayaan terhadap kepemimpinannya. Sekitar 75 persen peserta Muskab sepakat meminta Yuni melanjutkan nahkoda organisasi untuk empat tahun ke depan.
Terpilihnya kembali Yuni Rahman sekaligus menjadi jawaban atas tantangan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Tanah Laut, Rudi Imtihansyah, yang menegaskan agar KORMI tidak hanya menjadi organisasi “papan nama”, tetapi benar-benar bergerak aktif hingga ke tingkat desa.
Menjawab tantangan tersebut, Yuni Rahman menegaskan komitmennya memperluas jangkauan olahraga tradisional ke seluruh lapisan masyarakat.
Ia memastikan program pembinaan tidak hanya terpusat di kota, melainkan menjangkau sekolah-sekolah mulai dari SD, SMP, SMA hingga lingkungan kampung.
“Kita akan menggalakkan olahraga tradisional ke sekolah-sekolah dan ke kampung-kampung. Tahun 2024 sudah kita mulai, tapi di 2026 ini akan kita perbanyak lagi kegiatannya,” ujarnya.
Langkah ini juga menjadi strategi KORMI Tala dalam menjawab fenomena “generasi dalam ruangan” akibat dominasi gawai dan aktivitas digital.
Tak hanya fokus pada pembinaan akar rumput, Yuni juga memasang target prestasi yang cukup ambisius.
KORMI Tanah Laut dibidik tetap menjadi kekuatan utama di Kalimantan Selatan, terutama menghadapi PORDA 2027 di Tapin.
“Minimal kita bisa mempertahankan peringkat ketiga. Syukur-syukur bisa naik ke posisi kedua. Kita juga mulai mempersiapkan diri untuk FORNAS,” jelasnya.
Optimisme itu bukan tanpa alasan. Dalam ajang sebelumnya, KORMI Tala sukses menyumbang medali emas, perak, dan perunggu di tingkat nasional.
“Harapannya di FORNAS nanti kita bisa kembali meraih medali emas,” tambah Yuni penuh keyakinan.
Saat ini tercatat sebanyak 54 Induk Organisasi Olahraga (Inorga) aktif di bawah naungan KORMI Tala. Untuk memastikan semuanya berjalan optimal, Yuni berencana membentuk struktur perpanjangan organisasi hingga tingkat kecamatan.
Tujuannya jelas: agar edukasi dan pembinaan olahraga masyarakat benar-benar menyentuh level RT.
“Karena ini olahraga tradisional dan kemasyarakatan, maka sosialisasi harus terus dilakukan. Harapannya, di 2027 semakin banyak Inorga baru yang bermunculan,” ungkapnya.
Proses pemilihan yang berlangsung mulus tanpa dinamika berarti membuat Yuni mengaku terharu atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya.
Ia pun mengajak seluruh anggota, termasuk yang sempat berbeda pandangan, untuk kembali bersatu membesarkan KORMI Tanah Laut.
“Saya merasa terharu atas amanah ini. Kalau ada perbedaan pendapat, mari kita satukan kembali. Kita bangun KORMI agar semakin maju ke depan,” pungkasnya.
Saat ini, Yuni bersama tim formatur tengah menyusun komposisi kepengurusan baru sembari menunggu arahan dari KORMI tingkat provinsi.
Empat tahun ke depan, KORMI Tanah Laut ditantang bukan sekadar eksis, tetapi benar-benar hadir dan bergerak di tengah masyarakat. (MN)












Leave a Reply