BAJUIN, POSTKALIMANTAN.com — Kawasan Air Terjun Bajuin pagi itu berubah menjadi lautan pesepeda. Ratusan peserta dengan jersey warna-warni memenuhi area start, siap menaklukkan kontur ekstrem Bajuin dalam ajang Gowes Wisata 2025, Minggu (7/12/2025). Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, hadir langsung dan memimpin pelepasan peserta yang menjadi salah satu rangkaian meriah Hari Jadi Kabupaten Tanah Laut ke-60.
Momentum gowes tahun ini mengusung semangat besar melalui tagline “Bagawi Sabarataan, Tanah Laut Simpun Bakamajuan.”
Gelaran yang diinisiasi Dinas Pariwisata ini menghadirkan tiga kategori kompetisi:
MTB Adventure Extreme Fun
Men Open
Women Open
Rute yang disiapkan bukan sembarang jalur. Para peserta harus melintasi tanjakan panjang, tikungan licin, jalur berlumpur, hingga hamparan pedesaan hijau yang menjadi ciri khas Bajuin. Medan yang menantang namun memanjakan mata ini menarik minat goweser dari Tanah Laut bahkan beberapa daerah tetangga.
Selain sensasi petualangan, para peserta juga memperebutkan total hadiah Rp25.500.000 dan beragam doorprize yang membuat atmosfer kompetisi semakin hidup.
Sebelum melepas peserta, Bupati Rahmat Trianto memberikan pesan penting terkait keselamatan. Cuaca hujan yang mengguyur sejak pagi membuat sebagian jalur menjadi lebih licin dari biasanya.
“Kompetisi boleh panas, tapi keselamatan tetap nomor satu. Bajuin ini medannya ekstrem, apalagi saat basah. Nikmati tantangannya, tetapi tetap kendalikan ritme dan perhatikan jalur,” ucap Bupati dengan tegas.
Ia juga mengajak seluruh peserta memulai kegiatan dengan doa masing-masing.
“Kita mulai bersama, insyaAllah selamat sampai garis akhir bersama. Yang penting sportif, sehat, dan bergembira. Juara adalah bonus,” tambahnya.

Gowes Wisata bukan hanya ajang adu fisik dan adrenalin. Kegiatan ini dirancang menjadi magnet bagi wisata Air Terjun Bajuin, salah satu ikon alam Tanah Laut. Melalui event rutin berskala regional ini, pemerintah daerah berharap potensi wisata Bajuin semakin dikenal dan dikunjungi.
Selama kegiatan, jalur dipastikan aman berkat dukungan tim pengamanan, relawan, hingga tenaga kesehatan yang bersiaga di beberapa titik rawan.
Kemeriahan, keringat, dan tawa peserta menutup hari dengan kesan kuat: Bajuin tak hanya punya keindahan, tetapi juga energi yang menggerakkan banyak orang untuk datang dan kembali lagi. (Dkt/MN)












Leave a Reply