PELAIHARI, POSTKALIMANTAN.com – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Tanah Laut mulai mengakselerasi langkah politiknya. Menjelang Musyawarah Cabang (Muscab) yang dijadwalkan berlangsung pada 25 April 2026, konsolidasi internal digelar untuk merapikan barisan sekaligus menyusun arah perjuangan ke depan.
Di bawah komando sementara Plt Ketua Abizar Mukhlisin, DPC PPP Tanah Laut bergerak menguatkan struktur organisasi. Pertemuan konsolidasi yang berlangsung di Algoritma Resto, Selasa (21/4/2026), menjadi ruang penting menyatukan visi kader.

Hadir dalam agenda tersebut, pengurus DPW PPP Kalimantan Selatan, Iskandar Zulkarnain, yang juga pernah duduk sebagai anggota DPRD Kalsel. Ia menegaskan, Muscab bukan sekadar agenda rutin, melainkan pintu masuk menuju pertarungan politik yang lebih besar.
“Ketua yang terpilih nanti harus punya orientasi jelas: memenangkan Pemilu 2029. Itu harga mati,” ujarnya tegas.
Ambisi PPP Tanah Laut pun dipatok tinggi. Partai berlambang Ka’bah ini menargetkan keterwakilan di seluruh daerah pemilihan (dapil). Dengan empat dapil yang tersedia, PPP ingin memastikan satu kursi di masing-masing wilayah.
“Empat dapil, empat kursi. Itu target realistis yang harus diperjuangkan bersama,” sambung Iskandar.
Di sisi lain, mantan Ketua DPC PPP Tanah Laut, Ikhsan Ardi, mengingatkan bahwa tantangan tidak hanya datang dari kontestasi politik, tetapi juga dari tahapan administratif yang krusial.
Menurutnya, verifikasi faktual partai politik pada awal 2027 menjadi ujian nyata bagi kesiapan organisasi.
“Semua kader harus paham, verifikasi itu bukan formalitas. Ini menentukan apakah partai siap atau tidak ikut Pemilu,” tegasnya.
Ia menambahkan, pasca-Muscab, kerja-kerja konsolidasi tidak boleh berhenti di tingkat kabupaten. Struktur hingga kecamatan dan ranting harus segera diperkuat.
“Setelah kepengurusan terbentuk, kita bergerak cepat. Konsolidasi harus menyentuh akar, supaya saat verifikasi 2027 kita benar-benar siap,” pungkasnya.
Dengan langkah awal yang kian terarah, PPP Tanah Laut mulai menunjukkan keseriusannya membangun kekuatan politik—mengincar bukan hanya eksistensi, tetapi kemenangan nyata di Pemilu 2029. (MN)












Leave a Reply