TANAH LAUT, POSTKALIMANTAN.com – Ikatan Penulis Tanah Laut (IPTL) resmi dikukuhkan pada Kamis (20/11/2025) di Aula Rakat Manuntung Hutan Jati. Pelantikan ini menandai lahirnya sebuah wadah kreatif yang diharapkan mampu menjadi motor penggerak literasi di Kabupaten Tanah Laut.
Di bawah komando Taufik Nur, M.Pd, IPTL langsung tancap gas dengan menyiapkan sejumlah program awal yang dinilai strategis. Salah satu yang paling ambisius adalah proyek Buku Antologi Akbar Penulis Tanah Laut—sebuah agenda besar untuk menghimpun berbagai karya dari penulis pemula hingga penulis senior di seluruh daerah.
“Kami ingin membuat momentum. Dalam satu tahun kepengurusan ini, karya-karya dari berbagai lapisan masyarakat akan kita satukan dalam satu buku antologi yang representatif. Ini bukan sekadar proyek, tapi gerakan literasi,” tegas Taufik Nur saat memberikan sambutan.
Selain mengumpulkan karya, IPTL juga menyiapkan langkah konsolidasi dan koordinasi dengan berbagai pihak, baik komunitas, sekolah, hingga lembaga pemerintahan. Pemanfaatan teknologi pun akan menjadi salah satu prioritas agar gerakan literasi lebih cepat berkembang.
Taufik berharap dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, termasuk dari Bupati, untuk memperkuat peran IPTL sebagai ruang kolaborasi para penulis lokal.
“Kami ingin IPTL ini menjadi rumah yang nyaman bagi semua penulis. Dengan dukungan Pemkab Tala, kami optimistis bisa melahirkan karya-karya besar dari daerah kita sendiri,” ujarnya.
Dengan semangat baru dan agenda besar yang sudah disiapkan, IPTL digadang-gadang bakal menjadi salah satu pusat aktivitas literasi paling progresif di Tanah Laut.
Gerakan ini diharapkan mampu membuka ruang lebih luas bagi kreativitas warga Banua dan melahirkan lebih banyak penulis muda berbakat di masa mendatang. (MN)












Leave a Reply