BANJAR, POSTKALIMANTAN.com – Menjelang puncak peringatan Haul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari atau yang dikenal sebagai Datu Kalampayan, jajaran Polda Kalimantan Selatan memastikan seluruh aspek pengamanan dan pelayanan bagi jamaah telah dipersiapkan secara maksimal.
Hal tersebut terlihat saat Kapolda Kalsel, Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, turun langsung meninjau kesiapan di Desa Dalam Pagar Ulu, Kabupaten Banjar, Rabu (25/3/2026) sore.
Peninjauan tidak hanya berfokus pada skema pengamanan, tetapi juga mencakup kesiapan kendaraan taktis, dapur lapangan (Randurlap), hingga fasilitas pendukung lainnya yang akan melayani ribuan jamaah yang diperkirakan memadati lokasi haul.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel Ny. Yennie Rosyanto Yudha, Irwasda Polda Kalsel, Karo Ops, jajaran Bhayangkari, serta Kapolres Banjar.
Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Adam Erwindi, menyampaikan bahwa seluruh personel telah disiagakan untuk memastikan rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib.
“Pengamanan dilakukan secara menyeluruh guna menjamin kenyamanan dan kelancaran pelaksanaan haul yang akan digelar besok,” ujarnya.
Sebanyak 601 personel gabungan dikerahkan dalam operasi ini, terdiri dari 362 personel Polda Kalsel dan 239 personel Polres Banjar. Selain itu, keterlibatan sekitar 2.300 relawan turut memperkuat pengamanan di berbagai titik strategis.
Tidak hanya fokus pada aspek keamanan, Polda Kalsel juga menyiapkan berbagai fasilitas pelayanan bagi jamaah. Satuan Brimob menurunkan dua unit kendaraan dapur lapangan yang mampu memproduksi hingga 3.000 porsi makanan siap saji secara gratis.
Fasilitas pendukung lainnya juga disiapkan, seperti tiga unit water treatment untuk penyediaan air bersih, satu unit water tank, serta kendaraan toilet guna menunjang kenyamanan jamaah selama kegiatan berlangsung.
Sementara itu, Direktorat Polairud turut mengantisipasi mobilitas jamaah melalui jalur sungai dengan menyiagakan dua unit perahu karet berkapasitas enam orang.
Di sektor kesehatan, Biddokkes Polda Kalsel bersama RS Bhayangkara menerjunkan 40 tenaga medis yang terdiri dari dokter, perawat, hingga apoteker. Mereka didukung ambulans dan kendaraan operasional Dokpol, serta akan melakukan patroli kesehatan secara langsung di area kegiatan.
Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, sebanyak 13 kantong parkir telah disiapkan di sejumlah titik, mencakup akses dari Pesayangan, Sungai Tabuk, Astambul, hingga Pasar Papan.
Polda Kalsel pun mengimbau seluruh jamaah untuk menjaga ketertiban serta mengikuti arahan petugas di lapangan, demi terciptanya suasana haul yang aman, lancar, dan penuh kekhusyukan.
Momentum haul ini tidak hanya menjadi ajang religius, tetapi juga wujud kebersamaan dan kekuatan nilai spiritual masyarakat Banua yang terus terjaga dari generasi ke generasi. (Pk)












Leave a Reply