Kolaborasi Perempuan Banua: DWP Kalsel dan GOW Tala Kampanyekan Generasi Bebas Stunting

PELAIHARI, POSTKALIMANTAN.com – Upaya mencegah stunting sejak dini terus digencarkan di Kalimantan Selatan. Salah satunya melalui Gerakan Aksi Remaja Keluarga Berkualitas yang mempertemukan jajaran Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Selatan dengan DWP Kabupaten Tanah Laut serta organisasi perempuan di daerah tersebut.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Rakat Menguntungkan, Hutan Jati Pelaihari, Selasa (10/6/2026) ini menjadi momentum penting memperkuat kolaborasi organisasi perempuan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu kesehatan remaja, calon pengantin, hingga ibu hamil.

Program ini mendapat dukungan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPPPA-KB), yang selama ini memberi perhatian serius terhadap persoalan gizi dan kesehatan reproduksi sebagai langkah strategis mencegah stunting di Banua.

Ketua DWP Provinsi Kalimantan Selatan, Masrupah Syarifuddin, dalam arahannya menegaskan bahwa organisasi perempuan harus terus berinovasi dan tidak hanya terjebak pada kegiatan seremonial semata.

Menurutnya, DWP di daerah perlu mengambil peran nyata dalam membantu masyarakat, termasuk menjalin sinergi dengan organisasi perempuan lainnya seperti PKK dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW).

“Dharma Wanita sekarang harus bangkit dan mampu bekerja sama dengan dinas terkait. Saya berharap DWP di Tanah Laut terus berinovasi, menghadirkan kegiatan yang benar-benar bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat, bukan hanya sekadar arisan,” tegas Masrupah.

Sementara itu, Ketua DWP Kabupaten Tanah Laut, Nor Aida Ismail Fahmi, menyambut hangat kehadiran jajaran DWP Provinsi Kalsel. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi suntikan semangat sekaligus motivasi bagi pengurus di daerah untuk semakin aktif menjalankan program sosial.

Menurutnya, remaja menjadi sasaran utama dalam program edukasi ini karena mereka merupakan calon generasi penerus bangsa yang perlu dipersiapkan sejak dini, baik dari sisi kesehatan, mental, maupun pengetahuan.

Melalui gerakan ini, para peserta mendapatkan berbagai materi edukatif, mulai dari pencegahan pernikahan dini, kesehatan reproduksi, hingga pentingnya pemenuhan gizi seimbang. Selain itu, mereka juga diberikan pemahaman mengenai pola hidup sehat sebagai langkah pencegahan gizi buruk sejak usia muda.

Edukasi tersebut diharapkan mampu membangun kesadaran generasi muda agar lebih siap menghadapi kehidupan berkeluarga di masa depan serta melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Sebagai bentuk dukungan nyata, pada akhir kegiatan DWP Provinsi Kalimantan Selatan juga menyerahkan paket bantuan sederhana bagi remaja dan ibu hamil di Kabupaten Tanah Laut.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Penasihat DWP Tanah Laut Hj. Dian Rahmat dan Hj. Wiwi Zazuli, beserta jajaran pengurus dan kader organisasi perempuan di daerah.

Melalui kolaborasi lintas organisasi ini, diharapkan upaya pencegahan stunting di Kalimantan Selatan dapat berjalan lebih efektif dengan melibatkan peran aktif perempuan sebagai penggerak keluarga dan masyarakat. (MN)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *