Moza Irfa Aisyana Kamila Siap Unjuk Aksi di Grand Final Tari Nusantara 2025, Anak Banua Kembali Melangkah ke Level Nasional

BANJARMASIN, POSTKALIMANTAN.com – Bakat seni Kalimantan Selatan kembali bersinar terang. Moza Irfa Aisyana Kamila, penari cilik berusia 10 tahun yang dikenal penuh talenta, dipastikan akan tampil di Grand Final Lomba Tari Kreasi Nusantara Piala Pangdam Jaya/Jayakarta 2025. Ajang bergengsi tingkat nasional ini berlangsung pada 3–5 Desember 2025 di Gedung Kesenian Jakarta, mempertemukan ratusan peserta terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia.

Moza yang lahir di Banjarmasin, 23 Juni 2015, kini tercatat sebagai siswi SDN 2 Komet Banjarbaru dan bernaung di bawah Sanggar Melati – Sada Management Banjarbaru. Penampilannya dinantikan lantaran ia sering dikenal tampil penuh ekspresi, cermat menjiwai gerakan, serta memiliki karakter panggung yang kuat.

Prestasi Mengilap Sepanjang Tahun 2025

Reputasi Moza di dunia seni dan modelling tidak diraih dalam semalam. Tahun 2025 menjadi momentum emas yang menegaskan kualitas Moza sebagai salah satu talenta muda paling bersinar di Banua.

Deretan prestasinya meliputi:

✨ Galuh Banjar Cilik Kota Banjarmasin Kategori B 2025
✨ Juara Umum Galuh Banjar Cilik Kota Banjarmasin 2025
✨ Runner Up 1 Model Indonesia 2025 – Jakarta
✨ Finalis Nanang Galuh Cilik Kota Banjarmasin 2025
✨ Finalis Pemilihan Model Indonesia 2025
✨ Juara 2 Annual Spelling Bee 2025

Dengan jejak prestasi tersebut, tidak mengherankan jika Moza terpilih untuk mengibarkan nama Kalsel di panggung nasional.

Didukung Sanggar dan Orang Tua, Moza Siap Total

Moza yang berdomisili di Kelurahan Sungai Bilu, Banjarmasin, tumbuh dalam lingkungan yang mendukung penuh minatnya di bidang seni pertunjukan. Kedua orang tuanya, Hj. Makiah SE MM dan Farid Ridhaan SE, yang juga merupakan Penasehat Dewan Adat Banjar (DAB), menegaskan terus memberikan ruang bagi Moza untuk berkembang, berlatih, berekspresi dan disiplin.

“Moza selalu kami arahkan untuk total dalam setiap proses. Prestasi itu bonus, yang utama ialah membangun karakter dan keberanian tampil,” ujar orang tuanya pada Minggu (16/11/2025).

Pihak Sanggar Melati – Sada Management juga memberikan apresiasi penuh kepada Moza.

“Moza memiliki kontrol teknik yang bagus, cepat menangkap materi, dan memiliki aura panggung yang kuat. Dia siap bersaing di level nasional,” ungkap pembina sanggar.

Banua Menanti Aksi Terbaik di Jakarta

Grand Final Tari Nusantara 2025 merupakan ajang puncak yang mempertemukan peserta dari lebih dari 15 provinsi, dengan total ribuan peserta pada seleksi awal. Kompetisi ini tidak hanya menguji teknik tari, tetapi juga kemampuan peserta menampilkan budaya daerah dalam format kreatif dan energik.

Moza dijadwalkan tampil di kategori Solo Usia 8–10 Tahun, sebuah kategori yang selalu menjadi pusat perhatian juri karena energi, kreatifitas, serta penjiwaan peserta kerap menjadi sorotan utama.

Dengan rekam jejak prestasi yang terus menanjak, Moza diprediksi menjadi salah satu penari cilik yang bakal mencuri perhatian di panggung nasional. (Pk)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *