PELAIHARI, POSTKALIMANTAN.com – Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Tanah Laut menggelar Musyawarah Kabupaten (Muskab) masa bakti 2026–2030, Kamis (12/2/2026) di Gedung Pramuka Pelaihari. Forum tertinggi organisasi ini tidak sekadar menjadi ajang pemilihan ketua, tetapi juga momentum strategis menyusun arah gerak olahraga masyarakat empat tahun ke depan.
Muskab dihadiri perwakilan KORMI Provinsi Kalimantan Selatan, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Tanah Laut, jajaran pengurus periode 2021–2026, para Ketua Induk Organisasi Olahraga (Inorga), serta pegiat olahraga masyarakat.
Sekretaris KORMI Kalsel, Chairunnisa, yang hadir mewakili Ketua KORMI Provinsi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Muskab. Ia menekankan pentingnya proses demokratis yang berjalan aman, tertib, dan kondusif. Hingga batas akhir pendaftaran, tercatat satu kandidat calon ketua, sehingga mekanisme pemilihan berpeluang berlangsung secara aklamasi.
Lebih jauh, KORMI Kalsel mengingatkan sejumlah agenda besar yang telah menanti di depan mata, di antaranya Festival Olahraga Rekreasi Daerah (FORDA) 2027 di Kabupaten Tapin dan Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) ke-9 Tahun 2027 di Palu, Sulawesi Tengah. Kabupaten/kota diminta mulai mempersiapkan Inorga secara serius agar partisipasi semakin luas dan prestasi meningkat.
Saat ini, KORMI Kalsel membina 75 Inorga dan jumlahnya terus bertambah seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga rekreasi.
Sementara itu, Kepala Dispora Tanah Laut, Rudi Imtihansyah, yang hadir mewakili Bupati H. Rahmat Trianto sekaligus membuka secara resmi Muskab, menegaskan bahwa forum ini memiliki makna lebih dari sekadar suksesi kepemimpinan.
“Muskab bukan hanya memilih ketua, tetapi juga menyampaikan laporan pertanggungjawaban serta menyusun program kerja empat tahun ke depan yang terarah dan terukur,” tegasnya.
Ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Tanah Laut telah memiliki Desain Olahraga Daerah dengan target ambisius: 70 persen masyarakat aktif berolahraga pada 2045. Target tersebut, menurutnya, tidak akan tercapai tanpa kolaborasi erat antara KORMI, Inorga, dan seluruh pemangku kepentingan.
Karena itu, ia mendorong agar sosialisasi dan pembinaan olahraga rekreasi diperluas hingga tingkat desa dan kelurahan, sehingga budaya hidup aktif benar-benar mengakar di tengah masyarakat.
Selain penyusunan program dan perencanaan anggaran yang matang, Dispora juga mengingatkan pentingnya perlindungan bagi atlet dan pegiat olahraga melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk jaminan sosial dan keselamatan dalam setiap aktivitas.
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen memajukan olahraga masyarakat, Muskab KORMI Tanah Laut 2026–2030 resmi dibuka. Diharapkan, kepengurusan yang terbentuk nantinya mampu bekerja solid, adaptif, dan progresif dalam menggerakkan masyarakat Tanah Laut agar semakin aktif, sehat, dan berdaya saing melalui olahraga rekreasi. (MN)












Leave a Reply