Persegab Juara! Dominasi Tanpa Ampun di Fourfeo Karang Taruna Tala Cup 2026

PELAIHARI, POSTKALIMANTAN.com – Atmosfer Stadion Datuk Timang, Sabtu sore (18/4/2026), berubah menjadi panggung selebrasi. Sorak penonton menggema, menyaksikan dominasi Persegab yang tampil trengginas hingga memastikan diri sebagai juara Fourfeo Karang Taruna Kabupaten Tanah Laut Cup 2026.

Kemenangan itu bukan sekadar angka. Persegab menutup laga final dengan cara yang meyakinkan—menggulung Muara Jorong Putra dengan skor telak 4-0 tanpa balas. Sebuah penampilan yang menegaskan superioritas sekaligus menjadi penanda kekuatan baru di kancah sepak bola lokal Tanah Laut.

Turnamen ini juga mencatat sejarah tersendiri. Untuk pertama kalinya, Karang Taruna Tanah Laut menggelar kompetisi sepak bola di bawah kepemimpinan Muhammad Khaidir, pasca Temu Karya yang berlangsung pada 16 Februari 2026 lalu. Momentum ini menjadi simbol awal kebangkitan peran pemuda dalam menghidupkan ruang-ruang kompetisi dan kebersamaan.

Di tribun kehormatan, Khaidir hadir langsung bersama jajaran pengurus kecamatan serta perwakilan DPD KNPI Tanah Laut. Kehadiran mereka bukan sekadar formalitas, melainkan sinyal kuat bahwa pembinaan generasi muda kini mulai digerakkan dengan arah yang lebih terstruktur.

Sementara itu, posisi juara ketiga dan keempat masing-masing diraih oleh Timang Putra Club dan Dina Alam Persada, yang juga menunjukkan performa kompetitif sepanjang turnamen berlangsung.

Khaidir menegaskan, Fourfeo ini hanyalah langkah awal. Di balik peluit akhir turnamen, tersimpan agenda besar yang telah disiapkan. Mulai dari pelantikan pengurus, turnamen berbasis hibah kecamatan, kemah pemuda tingkat Kalimantan Selatan, hingga rencana Temu Karya lanjutan.

“Ini bukan sekadar turnamen. Kami ingin menciptakan ruang bagi generasi muda untuk berkembang, sekaligus mempererat silaturahmi antar pemuda di Tanah Laut,” ujar Khaidir dengan nada optimistis.

Lebih dari sekadar kompetisi, Fourfeo Karang Taruna Tala Cup 2026 menjelma menjadi titik temu antara semangat olahraga dan gerakan sosial kepemudaan. Di tengah riuhnya pertandingan, terselip harapan—bahwa dari lapangan sederhana, lahir energi besar untuk masa depan Tanah Laut yang lebih solid dan berdaya. (MN)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *