Putus Rantai Trauma! Tala Gandeng RSJ Sambang Lihum Tangani Korban Kekerasan

PELAIHARI, POSTKALIMANTAN.com – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala) terus memperkuat komitmennya dalam melindungi perempuan dan anak korban kekerasan. Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Tala resmi menjalin kerja sama strategis dengan Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum, Rabu (25/2/2026).

Pertemuan yang berlangsung di RSJ Sambang Lihum, Jalan Gubernur Syarkawi, Gambut, Kabupaten Banjar itu menjadi tonggak penting dalam membangun sistem pelayanan terpadu dan komprehensif bagi korban kekerasan, khususnya dalam penanganan trauma psikis.

Kepala DP3AP2KB Tala, Maria Ulfah, menegaskan bahwa sinergi ini bukan sekadar formalitas kerja sama, melainkan langkah nyata untuk memutus rantai trauma yang selama ini membayangi para korban.

“Sinergitas ini adalah bentuk komitmen bersama. Kami ingin memastikan korban tidak hanya mendapatkan pendampingan hukum dan sosial, tetapi juga pemulihan psikologis yang maksimal,” ujarnya.

Menurutnya, banyak korban kekerasan yang mengalami dampak psikologis jangka panjang. Tanpa penanganan yang tepat, trauma dapat memengaruhi kualitas hidup korban di masa depan. Karena itu, kolaborasi dengan lembaga kesehatan jiwa menjadi kebutuhan mendesak.

Dalam kerja sama tersebut, terdapat lima poin utama yang menjadi fokus penguatan layanan. Di antaranya transfer knowledge guna meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, penguatan sistem rujukan cepat, pelaksanaan visum psikiatrikum untuk kebutuhan hukum, hingga rehabilitasi mental korban secara berkelanjutan.

Pihak RSJ Sambang Lihum pun menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung langkah tersebut, termasuk memperkuat sistem rujukan agar korban dapat segera memperoleh penanganan profesional tanpa hambatan birokrasi yang berlarut.

Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan sistem perlindungan perempuan dan anak yang lebih responsif, terintegrasi, dan berorientasi pada pemulihan menyeluruh di Kalimantan Selatan.

Dengan komitmen yang sama, DP3AP2KB Tala dan RSJ Sambang Lihum optimistis layanan bagi korban kekerasan akan semakin optimal. Pemulihan psikis bukan lagi pelengkap, melainkan prioritas utama.

Tala bergerak maju, memastikan setiap korban mendapatkan haknya untuk pulih, bangkit, dan melanjutkan hidup dengan lebih kuat. (MN)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *