Tak Sekadar Teori, Mahasiswa FKM UNISKA Serap Budaya K3 di Pembangkit PLN

TANAH LAUT, POSTKALIMANTAN.com – Komitmen membangun budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sejak dini terus diperkuat. Hal ini tercermin dari kunjungan mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al-Banjari ke PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkit (UBP) Asam Asam, Selasa (28/1/2026).

Kunjungan akademik tersebut menjadi ruang pembelajaran langsung bagi mahasiswa untuk melihat secara nyata penerapan sistem K3 di lingkungan industri pembangkit listrik, yang memiliki tingkat risiko kerja tinggi dan membutuhkan disiplin keselamatan yang ketat.

Dekan FKM UNISKA, Meilya Farika Indah, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan dan komitmen PLN Indonesia Power UBP Asam Asam dalam berbagi pengetahuan praktis kepada dunia akademik.

“Kami sangat mengapresiasi kesempatan ini. Mahasiswa tidak hanya belajar teori di ruang kelas, tetapi juga mendapatkan gambaran riil bagaimana K3 diterapkan secara profesional dan konsisten di industri strategis,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Senior Manager PLN Indonesia Power UBP Asam Asam, Reo Yanuar Hadi, menegaskan bahwa edukasi K3 merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berbudaya keselamatan.

“Kami menyambut baik kunjungan ini. Harapannya, mahasiswa dapat memahami secara utuh bagaimana K3 menjadi fondasi utama dalam setiap proses kerja, khususnya di sektor pembangkitan listrik,” kata Reo.

Ia menambahkan, pembekalan K3 sejak bangku kuliah sangat penting untuk membentuk pola pikir dan sikap kerja yang mengutamakan keselamatan.

“Kesadaran K3 tidak lahir secara instan. Edukasi sejak dini adalah kunci untuk menyiapkan generasi muda yang peduli terhadap keselamatan, kesehatan kerja, dan keberlanjutan lingkungan,” tegasnya.

Selama kunjungan, mahasiswa mendapatkan pemaparan menyeluruh mengenai sistem manajemen K3, standar operasional prosedur keselamatan kerja, hingga berbagai upaya pencegahan kecelakaan kerja yang diterapkan di lingkungan UBP Asam Asam. Mahasiswa juga diperkenalkan dengan rangkaian kegiatan Bulan K3 Nasional 2026, yang menjadi momentum penguatan budaya safety awareness di internal perusahaan.

PLN Indonesia Power UBP Asam Asam menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan literasi K3, baik di lingkungan kerja maupun melalui kolaborasi dengan institusi pendidikan.

Lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan, disebut menjadi prioritas utama perusahaan dalam menjaga keandalan operasional pembangkit sekaligus melindungi seluruh insan kerja.

Kunjungan ini pun menjadi bukti nyata sinergi positif antara dunia industri dan perguruan tinggi dalam menyiapkan generasi profesional yang tidak hanya kompeten, tetapi juga berkarakter dan berorientasi pada keselamatan kerja. (MN)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *